Senin, 27 Juni 2011

Mitos-mitos yang beredar di dunia Fashion



Banyak mitos-mitos yang beredar di dunia fashion selama ini. Namun tidak pernah ada yang memastikan kebenarannya. Ketimbang mempercayai mitos yang tak benar, yuk kita cek kebenarannya.

Mitos : Warna hitam cocok untuk semua orang
Fakta : Tak semua warna kulit cocok dengan warna hitam. beberapa warna kulit justru tampak lebih cerah ketika memakai warna-warna terang seperti merah, oranye dan sebagainya.

Mitos : Garis horizontal membuat tubuh terlihat lebih gemuk
Fakta : Penelitian telah membuktikan bahwa corak garis (berjarak) besar justru membuat seseorang tampak lebih kurus.

Mitos : Tas dan sepatu harus berwarna sama
Fakta : Kini trend yang berlaku seringkali 'memaksa' para pencinta fashion untuk 'bermain-main dengan aneka warna, termasuk membedakan warna tas dan sepatu mereka.

Mitos : Lekukan tubuh dapat disembunyikan dengan celana berpotongan baggy
Fakta : Nyatanya, tubuh terlihat lebih besar saat memakai celana berpotongan baggy. Justru pakaian dengan potongan yang fit (pas badan) membuat tubuh seseorang terlihat ramping.

Mitos : Rok Panjang membuat seseorang terlihat lebih pendek
Fakta : Kenyataannya, rok panjang dapat membuat seseorang terlihat lebih tinggi dan ramping jika dipadukan dengan blouse yang sesuai.

Mitos : Mereka yang memiliki kaki mungil dan kurus cocok memakai apapun
Fakta : Bentuk kaki yang terlalu kurus akan tampak aneh jika memakai rok yang terlalu pendek.

Mitos : Pakaian dengan hiasan manik-mani (sequinned) hanya untuk dipakai di malam hari
Fakta : Banyak kaos aatau jaket berhias manik yang cocok digunakan di siang hari

Mitos : Hanya rocker yang cocok menggunakan jaket kulit
Fakta : Jaket kulit cocok digunakan siapa saja, bahkan sempat menjadi trend di tahun 2009-2010.

Mitos : Denim dan denim tak bisa di padupadankan
Fakta : Di tahun 2010 lalu, blouse bahan denim yang dipadukan dengan bawahan denim menjadi trend dunia. (Tengok pagelaran busana Balmain dan Guess)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar